Gak Mau Atlet Jatim 'Tumbang', KONI Jatim Punya 'Bodyguard' Khusus Cedera

Reporter : Nto
KONI Jatim resmi memperkuat benteng pertahanan atlet lewat kolaborasi sport science bareng Hope Physiotherapy. (jatimsport.com/KONI Jatim)

Surabaya, jatimsport.com – Kabar melegakan datang dari markas Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jawa Timur. Yakni strategi "rahasia" di balik layar yang bakal bikin para atlet Jatim makin sakti dan antipunah dari cedera di lapangan.

KONI Jatim resmi memperpanjang kontrak kerja sama dengan Hope Physiotherapy. Langkah ini diambil bukan tanpa alasan kuat, melainkan demi ambisi besar membawa pulang gelar Juara Umum di ajang nasional mendatang. Muhammad Nabil, Ketua Umum KONI Jatim, blak-blakan menyebut bahwa rasa aman atlet adalah harga mati yang tak bisa ditawar.

Baca juga: Kabar Gembira! Fix Tampil di PON 2028, PSI Jatim Langsung Gas Susun Strategi dari Sekarang

"Kami ingin atlet punya rasa aman, nyaman, dan tenang. Mau latihan sekeras apa pun atau tanding sampai titik darah penghabisan, mereka tahu ada tim ahli yang menjaga," ungkap Nabil dengan nada tegas di Kantor KONI Jatim, Surabaya.

Yang menarik, kolaborasi periode kedua ini bukan cuma soal urusan "pijat-memijat" biasa setelah cedera. Nabil meminta ada suntikan sport science yang lebih nendang. Para pelatih kini dituntut melek teknik pemanasan dan gerakan mutakhir untuk mencegah atlet masuk ruang perawatan.

Baca juga: Kabar Gembira! Fix Tampil di PON 2028, PSI Jatim Langsung Gas Susun Strategi dari Sekarang

Usut punya usut, Hope Physiotherapy bukan pemain baru di dunia olahraga tanah air. Mereka adalah sosok di balik layar yang juga menjaga kebugaran para pemain klub kebanggaan warga Surabaya, Persebaya. Kecepatan penanganan melalui manual therapy serta jam layanan yang fleksibel membuat para atlet lebih sreg 'curhat' masalah otot di sini ketimbang harus antre panjang di rumah sakit.

Owner Hope Physiotherapy, Jovita Elizabeth Simon, mengaku sangat bangga kembali dipercaya "mengawal" otot-otot pahlawan olahraga Jatim. Baginya, ini bukan sekadar bisnis, tapi pengabdian untuk nama baik Jawa Timur di kancah internasional.

Baca juga: KONI Jatim Punya Jurus Baru, Sistem Visual Coaching Disebut Bisa Dongkrak Prestasi Atlet

"Sangat membanggakan bisa membantu menyembuhkan atlet sampai mereka bisa bersaing di kancah dunia. Kami berkomitmen dukung penuh Jatim Juara Umum!" seru Jovita dengan penuh semangat.

Dengan akses cabang yang tersebar luas di Surabaya dan sekitarnya, kini atlet Jatim tak perlu lagi pusing mencari tempat curhat saat badan mulai protes. Akankah sinergi "sains dan keringat" ini sukses mengunci gelar Juara Umum? Kita lihat saja aksinya! (*)

Editor : Key

Trending Minggu Ini
Berita Terbaru